Perbedaan Globe Valve vs Gate Valve untuk Kilang Minyak & Gas Bumi
Dipublikasikan oleh **Senior Sales Engineer PT. TEHNIK INSTRUMEN BERDIKARI** | 03 Agustus 2026
Dalam perencanaan sistem perpipaan (*piping specification*) pada industri kilang minyak, migas, dan pabrik kimia, dua jenis valve yang paling sering digunakan adalah **Globe Valve** dan **Gate Valve**. Meskipun keduanya berfungsi mengatur aliran fluida, prinsip kerja dan kegunaan utamanya sangat berbeda.
1. Fungsi Utama: Throttling vs Isolasi Total
- Globe Valve (Contoh: Fisher EZ Globe Control Valve Class 300/600): Dirancang khusus untuk **mengatur laju aliran (throttling/flow control)** secara presisi. Desain plug dan seat memungkinkan kontrol debit fluida cair maupun gas bertekanan tinggi.
- Gate Valve (Contoh: Class 150/300 Forged Steel Gate Valve SS316): Dirancang khusus untuk **penyekatan/isolasi total (on/off service)**. Gate valve harus beroperasi dalam kondisi terbuka penuh (*fully open*) atau tertutup penuh (*fully closed*).
2. Pressure Drop (Penurunan Tekanan)
Gate valve memiliki jalur aliran lurus (*straight-through flow path*) sehingga hambatan alirannya minimal (pressure drop sangat rendah). Sebaliknya, Globe valve mengarahkan aliran fluida berbelok di dalam body valve, yang menyebabkan hambatan (*pressure drop*) lebih tinggi tetapi memberikan akurasi kontrol aliran yang sangat presisi.
3. Kesimpulan & Rekomendasi Pemilihan
Gunakan **Fisher EZ Globe Control Valve** ketika proses Anda membutuhkan kontrol laju aliran otomatis berstandar HART/Pneumatik. Gunakan **Forged Steel Gate Valve SS316** pada saluran pipa utama (*main pipeline*) saat isolasi darurat atau perawatan rutin diperlukan.
Butuh Penawaran Valve Standar Kilang Minyak?
Tim Engineering Sales PT. TEHNIK INSTRUMEN BERDIKARI siap membantu menyediakan spesifikasi lengkap Fisher, Swagelok, Kunkle, dan Gate/Globe Valve SS316.
Hubungi Tim Sales via WhatsApp